Bisa jadi. Mendapatkan arti dan makna mendalam dari suatu bagian atau keseluruhan hidup itu, kadang atau malahan harus melalui suatu transformasi atau perubahan keadaan atau pergeseran sudut pandang atau entah apalah mau dibilang. Kedengaran klise? Memang.
Orang yang sehat-sehat saja sepanjang pengalaman hidupnya mungkin gak pernah tau mahalnya harga kehidupan. Jika sejak lahir tinggal di gedong, apa orang bisa tau nikmatnya tinggal di gedong? Indah yang seindah-indahnya hubungan asmara yang harmonis gak akan pernah diketahui suami istri yang sejak awal nikah selalu harmonis. Aneh memang. Absurd.
Seorang gembala lebih bahagia satu domba nakal hilang kembali, daripada 99 sisanya yg baik-baik saja. Indah pada waktunya. Rencana Tuhan. Begitu mungkin kata para rohaniwan mencoba menjelaskan.
Seorang manusia merasa bosan dengan hidupnya yang baik2 dan sehat2 dan makmur2 saja. Dia lalu melakukan kejahatan dan dijatuhi hukuman mati. Pada hari-hari penantiannya di penjara dia merasakan betapa ohh sungguh hidupnya begitu indah. Kira2 begitu cerita Albert Camus yang kritis. Dengan lancang pak Camus meneruskan bertanya kepada Tuhan kenapa harus membiarkan ada kesakitan merajalela di balik gubuk2 kecil; kenapa harus ada perang dan kebencian di Afganistan, di Irak, di halaman belakang rumah; kenapa ada pemerkosaan wanita lemah; kenapa membiarkan dendam dan amarah; sementara itu juga ada pengorbanan tanpa pamrih seorang wanita bagi orang2 terbuang; ada cinta tanpa pamrih uluran tangan kepada orang2 terpinggirkan; ada cinta yang berbalas cinta.
Manusia-manusia putra terang yang lahir dari bibit kegelapan, suka mencinta tapi sekaligus dengan bawaan merusak yang selalu mengintai. Kerajaan terang melawan kerajaan kegelapan. Dan selamanya kita akan tinggal dalam dunia yang memang dan akan selalu absurd ini.
Btw, hidup ini indah, lebih indah ketika maknanya terasa, begitu mungkin teori absurditas ini.




lagi-lagi soal absurditas…heheheh..
jujur gw masih gak ngerti makna definitif kata absurditas…:D
hidup itu indah atau tidak bergantung cara pandang dan pola pikir masing-masing individu….
sama ga ngerti, makanya nulis tentang itu biar kelihatan ngerti
kalau dimengerti sebagai absurd maka jadinya ga absurd lagi…atau?
Bingung jawabnya