Mengingat-ingat Beberapa Tokoh Flobamora

Terus terang saya paling kagum sama tanah Minangkabau, sepertinya banyak sekali tokoh-tokoh Indonesia yang lahir di sana (belom pernah coba bandingin sama daerah lain sih hehehe..) Sebut saja Tan Malaka, Bung Hatta, Bung Sjahrir, Abdul Moeis, Agus Salim, A.A. Navis, Mohammad Natsir, Mohammad Yamin, Idrus dan mungkin masih banyak lagi.

Nah sekarang saya mau coba lihat tanah Flobamora, yang mana adalah tanah kelahiran saya juga. Siapa sajakah tokoh dari tanah ini?

Prof. Dr. Ir. Herman Johannes

P.K. Ojong di bukunya Perang Eropa bilang: kemenangan tidak hanya ditentukan oleh para prajurit di medan tempur, tapi juga oleh para ilmuwan yang sibuk di laboratorium menciptakan teknologi baru atau mengantisipasi teknologi lawan. Seperti itulah peran yang mungkin dimainkan oleh Herman Johannes dalam perang kemerdekaan dulu. Tahun 1946,  beliau diminta menghadap ke Markas Tertinggi Tentara di Jogjakarta. Ternyata beliau diminta mengembangkan laboratorium untuk tentara Indonesia, terutama karena latar belakangnya sebagai seorang kimiawan dan fisikawan. Kabarnya laboratorium persenjataan yang dibina Herman Johannes ini kemudian menghasilkan bahan-bahan peledak yang dibutuhkan tentara Indonesia untuk merusak jembatan dan infrastruktur lainnya demi menghambat gerak pasukan Belanda waktu itu. Beliau juga ikut bergerilya dalam Serangan Umum 1 Maret di Jogjakarta.

Herman Johannes sebenarnya lebih terkenal sebagai pendidik. Di dunia pendidikan beliau pernah menjabat rektor UGM dari tahun 1961 – 1966. Keprihatinannya pada kondisi sebagian besar masyarakat kecil di Indonesia membuatnya mengembangkan penelitian-penelitian tentang  teknologi yang bisa dipakai masyarakat kecil. Hasilnya antara lain kompor hemat energi dengan briket arang biomassa. Beliau juga pernah meneliti bahan-bahan lainnya yang juga bisa dipakai sebagai bahan bakar.

Tokoh yang lahir di Rote, 28 Mei 1912 ini mendapat anugerah gelar Pahlawan Nasional tahun 2009.

Dr. Wilhelmus Zakaria Johannes

Ya beliau adalah sepupu dari Herman Johannes. Saya cuma tahu kalau beliau adalah seorang dokter dan ahli radiologi pertama di Indonesia. WZ Johannes berperan dalam pengembangan ilmu kedokteran di Indonesia.

Atas perannya itu, WZ Johannes yang kelahiran Rote tahun 1895, mendapat penghargaan Pahlawan Nasional (Siapa lagi pahlawan nasional yang punya hubungan keluarga seperti Johannes bersaudara ini ya?) Namanya juga diabdikan sebagai nama sebuah rumah sakit di Kupang dan nama sebuah kapal perang TNI-AL.

Flobamora

Umbu Landu Paranggi

Nama ini mungkin kurang dikenal. Namun pernah dulu nama ini akrab di telinga warga Jogjakarta terutama sekitar Jalan Malioboro. Konon menurut cerita, beliau sering terlihat berkeliaran di sekitar Jalan Malioboro dengan membawa kantong kresek hitamnya. Beliau adalah seorang motivator “bawah tanah“. Berkat bimbingannya beberapa nama muncul di bidang sastra budaya seperti Emha Ainun Najib atau Linus Suryadi. Tak heran Umbu Landu Paranggi kemudian dijuluki presiden Malioboro. Kemudian mungkin karena ingin membimbing lebih banyak lagi orang yang tertarik sastra, pria kelahiran Sumba Timur, 10 Agustus 1943 ini akhirnya memilih pindah ke Bali menyebarkan virus-virus sastra disana sampai saat ini.

Gerson Poyk

Pertama kenal tokoh ini setelah membaca cerpen-cerpennya yang sangat menarik bagi saya, terutama cara penggambaran alam tanah Timor dan karakter tokoh yang baik. Sayang sekali sepertinya banyak yang belum kenal dengan tokoh ini bahkan di NTT sendiri, padahal banyak karyanya yang sudah diterjemahkan ke bahasa asing. Selain seorang sastrawan, pria kelahiran Rote, 16 Juni 1931 ini adalah juga seorang jurnalis yang telah memotivasi banyak jurnalis muda dari tanah Flobamora.

Dr. Gorys Keraf

Saya hanya tahu kalau pria kelahiran Lembata, 17 November 1936 ini adalah seorang ahli bahasa Indonesia hehehehe..

Siapa lagi ya? Mungkin ada Julius Siyaranamual? Maaf selebihnya saya kurang informasi..

Advertisements

2 thoughts on “Mengingat-ingat Beberapa Tokoh Flobamora

  1. antondewantoro says:

    Gorys Keraf berikutnya adalah Robertus Pekujawang, memang kawan-kawan NTT ini bagus Bahasa Indonesianya, kagak ancur cuy macam orang Jakarte…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s