Euroforia feat. The Crisis year 2012 AD

Euroforia dan krisis ekonomi

Euro 2012 sudah dimulai dan sedang berlangsung. Riuh dan gemerlap. Keceriaan terlihat di stadion-stadion. Fans-fans dari berbagai negara Eropa datang jauh-jauh demi mendukung tim kesayangannya dari sudut-sudut stadion di Polandia dan Ukraina. Bahkan di negara-negara non Eropa pun banyak fans-fans yang setia mendukung tim kesayangannya. Sepakbola Eropa memang adalah salah satu kiblat sepak bola dunia sehingga wajar jika kegilaan dan keceriaan turnamen sepak bola ini mewabah hingga ke pelosok desa bahkan di Indonesia sekalipun. Euroforia, dan Italia sekarang bermain cantik, Spanyol apalagi, Denmark dan Swedia seperti biasa menunjukkan determinasinya yang tinggi, Inggris ingin membuktikan diri, Jerman pertama memastikan diri lanjut ke babak berikut.

Turnamen ini memang harus menghibur. Karena sesungguhnya dibalik keceriaan dan keriuhan ini ada kecemasan yang melanda Eropa dan juga dunia.  Benua biru sekarang ini memiliki beberapa negara yang masuk dalam daftar negara dengan pengangguran tertinggi di dunia. Pemecatan, penghematan, krisis, bailout, adalah kata-kata yang tidak enak didengar bagi angkatan kerja dan pensiunan di beberapa negara Eropa saat ini. Utang lebih tinggi dari Pendapatan Kotor Nasional tercatat dimiliki beberapa negara benua biru. Pertumbuhan ekonomi melambat. Dan pastinya jika Zona Eropa jatuh efeknya akan merambat ke seluruh dunia. Pemilu Perancis sudah usai, kini dunia ingin melihat hasil pemilu Yunani. Semua mata menanti perkembangan penataan ekonomi dan situasi politik disana.

Sang Juara dan akhir krisis

Di Euro 2012 saya menjagokan Jerman. Dalam mengolah si kulit bundar mereka bermain efektif dan efisien. Sejauh ini memang belum bisa dibilang cantik. Masih kalah cantik kalau dibandingkan cara Spanyol bermain. Kata orang timnas Jerman itu seperti mesin diesel, lambat panas. Salah satu alasan yang membikin saya kagum terhadap Jerman adalah regenerasi dan perlindungan negara terhadap pemain sepakbola mereka. Itu bisa kelihatan dari regulasi yang mereka terapkan di Bundesliga, tidak seperti Inggris yang agak terbuka misalnya.

Ngomong-ngomong tentang julukan, Jerman mendapat julukan angker : Der Panzer. Dalam militer saat ini, panser atau tank masuk dalam strategi perang cepat di daratan. Dan yang merevolusi peran tank dalam perang adalah seorang tentara Jerman : Guderian, atas persetujuan Hitler. Terkenal dengan sebutan Blitzkrieg atau Lightning War, Jerman merebut Polandia dalam WWII dengan sangat cepat dimana peran utama dimainkan oleh panzer mereka yang menakutkan. Mereka mengalahkan Perancis, Belgia dan Belanda juga dengan strategi serangan panzer yang brilian didukung infantrinya. Belum lagi jika menyebut kisah sang Rubah Gurun yaitu Edwin van Rommel dengan resimen tank-nya di Afrika Utara dulu. Derr Panzer menjadi identik dengan sesuatu yang menakutkan, mematikan dan disegani.

Dalam peta ekonomi Zona Eropa, Jerman termasuk sebagai tulang punggungnya selain Perancis dan Inggris. Perannya dalam menyelesaikan krisis eknomi Eropa sangat vital dan sangat diharapkan. Sebagai negara, banyak hal baik yang bisa ditiru dari negara ini. Sebelum disalip Cina, Jerman adalah ekportir terbesar di dunia. Dan sudah banyak yang maklum jika produk Jerman itu berkualitas, suatu hal yang kini juga sedang ditunjukkan Jepang. Saya sangat mengimpikan suatu saat Indonesia juga bisa seperti itu.

Dan tanpa dipengaruhi isu-isu politik dan eknomi yang hanya sebagai bumbu saja disini, saya meramalkan Jerman akan menjuarai Euro 2012. Philip Lahm dengan determinasi tinggi di belakang, Schweinsteiger, Ozil, Muller, Khedira di tengah menjaga irama permainan dan mensuplai bola, dan Mario Gomez siap menyajikan gol-gol efektif, lalu Jerman menjadi juara, dan saya ikut senang. Tapi saya lebih senang lagi jika krisis ekonomi disana berakhir sesegera mungkin. Yahh.. kalau memang berlangsung lama paling tidak itu menjadi peluang bagi negara-negara berkembang termasuk Indonesia.

Advertisements

3 thoughts on “Euroforia feat. The Crisis year 2012 AD

  1. antondewantoro says:

    sayang baru baca pasca jerman kalah, dan spanyol juara. Saya agak berharap krisis eropa cukup lama sehingga bisa punya pembantu asal spanyol atau Yunani

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s